Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mempercepat transformasi digital pelayanan publik. Sepanjang 2026, sejumlah aplikasi andalan mengalami pembaruan signifikan, sementara platform baru juga diperkenalkan untuk menjawab kebutuhan warga yang semakin beragam. Dari JAKI sebagai super app yang mengintegrasikan ratusan layanan, Alpukat Betawi yang kini memungkinkan cetak KTP-el diantar ke rumah, hingga Jakarta Satu yang memudahkan pengecekan zonasi sebelum membangun usaha, seluruhnya dirancang untuk mewujudkan birokrasi yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Berikut adalah peta lengkap aplikasi-aplikasi utama Pemprov DKI yang wajib Anda ketahui.
JAKI: Super App Warga Jakarta
Jakarta Kini (JAKI) adalah super app layanan publik resmi Pemprov DKI Jakarta yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan warga dalam satu platform. Mulai dari pelaporan masalah kota, pengecekan harga pangan, layanan transportasi, pajak, hingga akses layanan darurat—semuanya dapat diakses melalui satu aplikasi.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menekankan bahwa JAKI harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh jenjang pemerintahan. “Tujuannya kan memudahkan masyarakat, tidak perlu antre di Balai Kota. Semua jenjang pemerintahan bisa menggunakan itu,” ujarnya.
Fitur Pengaduan Berbasis Geo-Tagging
Salah satu fitur andalan JAKI adalah kanal pengaduan warga yang dilengkapi sistem geo-tagging. Setiap laporan yang masuk memiliki informasi lokasi yang jelas, sehingga mempercepat proses penanganan di lapangan.
Alur penanganan laporan melalui JAKI berlangsung secara berjenjang. Laporan warga akan masuk secara otomatis ke dalam sistem dan diterima oleh pihak kelurahan untuk diidentifikasi dan diverifikasi. Jika laporan tersebut menjadi kewenangan kelurahan, maka akan langsung ditindaklanjuti. Apabila bukan kewenangannya, kelurahan tetap melakukan identifikasi dan verifikasi awal, lalu mengoordinasikan laporan tersebut ke Perangkat Daerah (PD) yang berwenang. Instansi penerima kemudian melakukan pengecekan kembali sebelum menindaklanjuti di lapangan.
Setiap pelapor akan memperoleh nomor laporan yang dapat digunakan untuk memantau perkembangan penanganan pengaduan. “Warga mendapatkan nomor laporan untuk memantau progres dan dapat memberikan ulasan setelah laporan selesai ditindaklanjuti,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
Integrasi Layanan dalam Satu Genggaman
JAKI kini menjadi pusat integrasi berbagai layanan digital Pemprov DKI. Di dalamnya, warga dapat mengakses:
- Pelaporan masalah kota dengan sistem geo-tagging yang memastikan setiap laporan memiliki titik lokasi jelas.
- Pengecekan harga pangan secara real-time di berbagai pasar di Jakarta.
- Layanan transportasi yang terintegrasi dengan sistem Transjakarta dan MRT.
- Akses layanan darurat yang dapat dihubungi kapan saja.
- JakSehat, fitur layanan kesehatan terpadu yang memungkinkan pendaftaran antrean faskes secara online, pemanggilan ambulans gawat darurat gratis 24 jam, hingga pengecekan stok darah PMI.
Skandal AI dan Pembenahan Sistem
Pada April 2026, JAKI sempat menjadi sorotan setelah ditemukannya praktik manipulasi laporan kerja petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Menyikapi hal ini, Gubernur Pramono Anung mengambil langkah tegas dengan membatasi akses pengunggahan laporan dan memperketat proses verifikasi dalam aplikasi.
Ke depan, sistem JAKI akan dilengkapi dengan mekanisme dokumentasi berbasis pengambilan gambar secara langsung di lapangan, sehingga setiap laporan dapat dipastikan keasliannya sebelum ditindaklanjuti.
Alpukat Betawi: Administrasi Kependudukan dalam Genggaman
Alpukat Betawi (Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat) merupakan aplikasi andalan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta sejak 2019. Pada 20 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Dinas Dukcapil meluncurkan Alpukat Betawi versi 2.0 dengan sejumlah pembaruan signifikan.
Fitur Baru Alpukat Betawi 2.0
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menjelaskan bahwa pembaruan ini dilakukan untuk merespons dinamika di lapangan. “Seiring dengan dinamika di lapangan, kendala teknis maupun kecepatan dalam memproses permohonan, kami melakukan perbaikan, pembaharuan dan pengembangan agar lebih cepat, praktis dan nyaman bagi warga Jakarta,” katanya.
Sejumlah fitur baru yang dihadirkan dalam versi ini meliputi verifikasi KYC (Know Your Customer), fitur ingat saya untuk menyimpan NIK pemohon, fitur login biometrik untuk keamanan data pemohon, fitur cetak KTP-el milik pemohon yang dapat dilayani antar, serta login melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Layanan yang tersedia di Alpukat Betawi saat ini mencakup pencetakan KTP-el, pencetakan Kartu Keluarga (KK), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), serta akta kelahiran bagi penduduk yang belum maupun yang sudah memiliki NIK.
Siapa yang Bisa Menggunakan?
Alpukat Betawi diperuntukkan bagi penduduk pemilik KTP-el DKI Jakarta. Bagi penduduk luar DKI Jakarta yang memerlukan layanan administrasi kependudukan di wilayah DKI Jakarta—seperti pindah datang atau pencetakan KTP-el—serta penduduk DKI Jakarta yang masuk dalam penataan kependudukan sesuai domisili, pelayanan tetap dapat diakses melalui loket layanan Dukcapil sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada hari pertama peluncuran, tercatat sebanyak 345 akun telah mendaftar. Setelah membuat akun, pemohon dapat mengajukan permohonan dengan mengunggah dokumen pendukung dalam waktu maksimal tiga hari. Bila lebih dari batas waktu tersebut, permohonan warga akan reset secara otomatis dan pemohon harus melakukan pengajuan ulang.
Jakarta Satu: Cek Zonasi, Simulasi Bangunan, dan Perizinan
Bagi masyarakat dan pelaku usaha yang ingin membangun atau memulai usaha di Jakarta, Jakarta Satu hadir sebagai platform digital terpadu yang menyediakan informasi rencana tata ruang kota secara lengkap.
Smart RDTR: Simulasi Sebelum Mengajukan Izin
Melalui fitur Smart RDTR pada aplikasi Jakarta Satu, warga dapat mengetahui apakah suatu lahan diperbolehkan untuk membangun rumah, tempat usaha, hingga menghitung ketentuan teknis bangunan sebelum mengajukan izin resmi. Fitur ini menyediakan informasi mengenai zonasi, koefisien dasar bangunan (KDB), koefisien lantai bangunan (KLB), hingga koefisien dasar hijau (KDH).
Penata Ruang Ahli Muda DCKTRP DKI Jakarta, Nugroho Ratrian C, menjelaskan bahwa tidak semua kawasan di Jakarta diperbolehkan untuk kegiatan usaha. “Jakarta Satu melalui fitur Smart RDTR sudah menyiapkan, kalau masyarakat ingin melakukan pembangunan atau ingin menjalankan kegiatan usaha, bisa mensimulasikan sehingga tidak salah langkah waktu mengajukan untuk PBG (persetujuan bangunan gedung), SLF (sertifikat laik fungsi) maupun perizinan berusaha ke depannya,” jelas Nugroho.
Integrasi KRK dan RTBL
Pada 27 Februari 2026, Pemprov DKI mengintegrasikan layanan Keterangan Rencana Kota (KRK) dan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) ke dalam platform Jakarta Satu. Kepala Dinas PMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menyampaikan bahwa akses terhadap data tata ruang tidak lagi memerlukan pengajuan administratif di unit pelayanan dengan integrasi ini.
“Transformasi ini memastikan informasi tata ruang tersedia dalam satu sistem elektronik terpadu, sehingga proses perizinan menjadi lebih mudah, cepat, dan pasti bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” jelas Heru.
Studio Jakarta Satu: Konsultasi Tatap Muka
Selain layanan digital, Pemprov DKI juga membuka Studio Jakarta Satu di Gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat. Loket ini melayani konsultasi terkait Informasi Rencana Kota (IRK), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), hingga berbagai persoalan perizinan bangunan lainnya.
JakSehat: Layanan Kesehatan Terpadu
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menghadirkan JakSehat, aplikasi layanan kesehatan terpadu yang kini telah terintegrasi ke dalam super app JAKI. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Widyastuti, MKM, menyatakan bahwa transformasi digital kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memberikan alternatif akses layanan kesehatan khususnya pada warga Jakarta.
Layanan yang Tersedia di JakSehat
Terdapat beberapa layanan utama yang bisa diakses melalui fitur JakSehat di JAKI:
- Ambulans Gawat Darurat (AGD) gratis 24 jam. Warga cukup memasukkan nomor handphone yang dapat dihubungi, lalu menekan tombol darurat selama tiga detik. Tim AGD Dinas Kesehatan akan langsung menanggapi permintaan ambulans. Namun, layanan ini hanya diperuntukkan bagi keadaan darurat.
- Antrean Faskes Online. Warga dapat mendaftar kunjungan konsultasi atau berobat secara online dari rumah tanpa perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan. Sejauh ini, ada 290 Puskesmas Kelurahan, 44 Puskesmas Kecamatan, 20 Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai, serta 32 RSUD yang terintegrasi dengan fitur JakSehat. Pendaftaran online berlaku untuk semua poli, seperti Poli Umum, Poli Gigi, dan poli lainnya.
- Layanan PMI. Fitur ini hadir untuk membantu warga melihat informasi donor darah di Jakarta, termasuk mengecek stok darah terbaru serta mencari tahu jadwal dan lokasi donor darah.
JakSimpus: Sistem Informasi Manajemen Puskesmas
Pemprov DKI juga meluncurkan JakSimpus (Jakarta Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) yang akan mengintegrasikan layanan kesehatan mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit rujukan. Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan penanganan stroke selama golden period (periode emas) 4,5 jam. Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa gerakan pencegahan stroke yang dicanangkan di Jakarta ditunjang fasilitas yang relatif lengkap dengan kehadiran JakSimpus.
Aplikasi Pendukung Lainnya
Di luar aplikasi-aplikasi utama di atas, terdapat sejumlah platform digital lain yang melengkapi ekosistem pelayanan publik Pemprov DKI Jakarta.
TJ:Transjakarta
PT Transportasi Jakarta terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi TJ:Transjakarta. Pada April 2026, fitur booking seat untuk layanan premium Royaltrans diperluas ke sejumlah rute baru, memungkinkan pelanggan memesan tiket hingga H-7 sebelum keberangkatan mulai pukul 12.00 WIB.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa sistem ini memberikan berbagai manfaat, antara lain kepastian tempat duduk, pengurangan waktu tunggu dan antrean, serta perjalanan yang lebih tertib dan terukur.
Rumah Pendidikan
Di tingkat nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan super aplikasi Rumah Pendidikan sebagai ekosistem pendidikan digital terpadu. Aplikasi ini bukan sekadar platform belajar biasa, melainkan dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pendidikan dalam satu sistem yang aman dan terarah.
Melalui aplikasi ini, siswa dapat mengakses materi pembelajaran secara terintegrasi, berinteraksi dengan guru, serta mengikuti proses belajar yang lebih terstruktur dalam satu platform. Fitur pemantauan perkembangan belajar juga memungkinkan guru dan orang tua untuk melihat kemajuan siswa secara real time.
M-Pajak (Coretax Mobile)
Untuk urusan perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) merilis Coretax Mobile yang dapat diakses melalui aplikasi M-Pajak. Aplikasi ini dapat digunakan oleh wajib pajak orang pribadi yang memiliki penghasilan dari satu pemberi kerja dengan status SPT Nihil. Wajib pajak dapat mengunduh aplikasi M-Pajak melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS).
Panduan Memilih Aplikasi yang Tepat
Dengan beragamnya pilihan aplikasi, berikut panduan singkat untuk membantu Anda menentukan platform yang paling sesuai dengan kebutuhan:
- Untuk pelaporan masalah lingkungan dan akses layanan terpadu, gunakan JAKI. Aplikasi ini adalah pusat dari seluruh layanan digital Pemprov DKI.
- Untuk urusan administrasi kependudukan, seperti cetak KTP-el, KK, KIA, atau akta kelahiran, unduh Alpukat Betawi.
- Untuk pengecekan zonasi dan simulasi bangunan sebelum mengurus izin, akses Jakarta Satu melalui jakartasatu.jakarta.go.id.
- Untuk pendaftaran antrean faskes online, panggil ambulans, atau cek stok darah, gunakan fitur JakSehat yang sudah terintegrasi di JAKI.
- Untuk pemesanan tiket Transjakarta dan Royaltrans, unduh TJ:Transjakarta.
- Untuk pelaporan SPT Tahunan, unduh M-Pajak untuk mengakses Coretax Mobile.
Penting untuk selalu mengunduh aplikasi hanya melalui kanal resmi—Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS—untuk menghindari risiko penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.
Untuk informasi terkini seputar kebijakan, aplikasi, dan perkembangan di Jakarta Pusat dan sekitarnya, kunjungi laman Info Jakpus yang secara konsisten menyajikan berita terpercaya dan mendalam bagi warga ibu kota.
Penutup
Ekosistem aplikasi Pemprov DKI Jakarta sepanjang 2026 menunjukkan arah transformasi digital yang semakin matang. Dari JAKI sebagai super app yang mengintegrasikan pengaduan warga dengan sistem geo-tagging yang terus diperbaiki, Alpukat Betawi 2.0 yang memungkinkan cetak KTP-el diantar ke rumah, Jakarta Satu dengan fitur Smart RDTR yang memudahkan pengecekan zonasi, hingga JakSehat yang memungkinkan pendaftaran antrean faskes secara online—seluruhnya mencerminkan upaya Pemprov DKI untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Ke depan, dengan rencana penambahan fitur dokumentasi langsung di JAKI serta pengembangan layanan berbasis digital lainnya, warga Jakarta dapat berharap pada birokrasi yang semakin ringkas dan responsif. Sebab, sebagaimana ditekankan oleh Ketua DPRD DKI, pada akhirnya “pejabat adalah pelayan masyarakat”—dan teknologi hanyalah alat untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik.












